/* Dock menu by www.iblographics.com ----------------------------------------------- */ .fisheye{ text-align: center; height: 62px; position: relative; } a.fisheyeItem { text-align: center; color: #000; font-weight: bold; text-decoration: none; width: 40px; position: absolute; display: block; top: 0; } a.fisheyeItem2 { text-align: center; color: #000; font-weight: bold; text-decoration: none; width: 40px; position: absolute; display: block; bottom: 0; } .fisheyeItem img { border: none; margin: 0 auto 5px auto; width: 100%; } .fisheyeItem2 img { border: none; margin: 5px auto 0 auto; width: 100%; } .fisheyeItem span, .fisheyeItem2 span { display: none; positon: absolute; } .fisheyeContainter { height: 50px; width: 200px; left: 500px; position: absolute; } #fisheye2 { position: absolute; width: 100%; bottom: 0px; } /* Fin del dock menu ----------------------------------------------- */

Kamis, 05 Mei 2011

Macam - macam shell?

Tidak seperti sistem operasi lain yang hanya menyediakan satu atau 2 shell, sistem operasi dari keluarga unix misalnya linux sampai saat ini dilengkapi oleh banyak shell dengan kumpulan perintah yang sangat banyak, sehingga memungkinkan pemakai memilih shell mana yang paling baik untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya, atau dapat pula berpindah-pindah dari shell yang satu ke shell yang lain dengan mudah, beberapa shell yang ada di linux antara lain:
  • Bourne shell(sh),
  • C shell(csh),
  • Korn shell(ksh),
  • Bourne again shell(bash),
  • dsb.
Masing - masing shell mempunyai kelebihan dan kekurangan yang mungkin lebih didasarkan pada kebutuhan pemakai yang makin hari makin meningkat, untuk dokumentasi ini shell yang digunakan adalah bash shell dari GNU, yang merupakan pengembangan dari Bourne shell dan mengambil beberapa feature (keistimewaan) dari C shell serta Korn shell, Bash shell merupakan shell yang cukup banyak digunakan pemakai linux karena kemudahan serta banyaknya fasilitas perintah yang disediakan.versi bash shell yang saya gunakan adalah 2.04

2. Pemrograman Shell ?

Yaitu menyusun atau mengelompokkan beberapa perintah shell (internal atupun eksternal command) menjadi kumpulan perintah yang melakukan tugas tertentu sesuai tujuan penyusunnya. Kelebihan shell di linux dibanding sistem operasi lain adalah bahwa shell di linux memungkinkan kita untuk menyusun serangkaian perintah seperti halnya bahasa pemrograman (interpreter language), melakukan proses I/O, menyeleksi kondisi, looping, membuat fungsi, dsb. adalah proses - proses yang umumnya dilakukan oleh suatu bahasa pemrograman, jadi dengan shell di linux kita dapat membuat program seperti halnya bahasa pemrograman, untuk pemrograman shell pemakai unix atau linux menyebutnya sebagai script shell.

3. Kebutuhan Dasar

Sebelum mempelajari pemrograman Bash shell di linux sebaiknya anda telah mengetahui dan menggunakan perintah - perintah dasar shell baik itu internal command yang telah disediakan shell maupun eksternal command atau utility, seperti
  • cd, pwd, times, alias, umask, exit, logout, fg, bg, ls, mkdir, rmdir, mv, cp, rm, clear, ...
  • utilitas seperti cat, cut, paste, chmod, lpr,...
  • redirection (cara mengirim output ke file atau menerima input dari file), menggunakan operator redirect >, >>, <, <<, contohnya: ls > data
    hasil ls dikirim ke file data, jika file belum ada akan dibuat tetapi jika sudah ada isinya akan ditimpa.
    ls >> data
    hampir sama, bedanya jika file sudah ada maka isinya akan ditambah di akhir file.
    cat < data
    file data dijadikan input oleh perintah cat
  • pipa (output suatu perintah menjadi input perintah lain), operatornya : | , contoh: ls -l | sort -s
    ouput perintah ls -l (long) menjadi input perintah sort -s (urutkan secara descending), mending pake ls -l -r saja :-)
    ls -l | sort -s | more
    cat <data | sort > databaru
  • Wildcard dengan karakter *, ?, [ ], contohnya: ls i*
    tampilkan semua file yang dimulai dengan i
    ls i?i
    tampilkan file yang dimulai dengan i, kemudian sembarang karakter tunggal, dan diakhiri dengan i
    ls [ab]*
    tampilkan file yang dimulai dengan salah satu karakter a atau b


    4. Simple Bash Script

     [chip@linux$]ps
    PID TTY          TIME CMD
      219 tty1     00:00:00 bash
      301 tty1     00:00:00 ps
    [chip@linux$]chsh
    Password:
    New shell [/bin/csh]:/bin/bash
    Shell changed
    [chup@linux$]bash
     
    [chup@linux$]echo "Script shell pertamaku di linux"
    Script shell pertamaku di linux
     
    string yang diapit tanda kutip ganda (double quoted) akan ditampilkan 
    pada layar anda,
    echo
    adalah
    statement (perintah) built-in bash yang berfungsi menampilkan informasi 
    ke standard output yang defaultnya adalah layar. jika diinginkan 
    mengulangi proses tersebut, anda akan mengetikkan kembali perintah tadi,
     tapi dengan fasilitas history cukup menggunakan tombol panah kita sudah
     dapat mengulangi perintah tersebut, bagaimana jika berupa kumpulan 
    perintah yang cukup banyak, tentunya dengan fasilitas hirtory kita akan 
    kerepotan juga mengulangi perintah yang diinginkan apalagi jika selang 
    beberapa waktu mungkin
    perintah-perintah tadi sudah tertimpa oleh perintah lain karena history 
    mempunyai kapasitas penyimpanan yang ditentukan. untuk itulah sebaiknya 
    perintah-perintah tsb disimpan ke sebuah file yang dapat kita panggil 
    kapanpun diinginkan. 
    itu ajj dulu...

     




share on facebook

0 komentar:

Posting Komentar

anDa ssopan Ic seGann